Friday, 22 March 2019

Paul Pogba Berikan Kode Keras Kepada Real Madrid

Steve Nicol memberikan sebuah kritikan kepada Paul Pogba. Mantan pemain Liverpool itu menilai bahwa Pogba sama sekali tidak menaruh rasa hormat terhadap Manchester United karena memberikan sebuah kode keras kepada Real Madrid.

Paul Pogba

Pada minggu kemarin, Pogba membuat sebuah kontroversi yang baru. Secara langsung dia mengatakan bahwa Real Madrid merupakan sebuah klub sepakbola terbaik di dunia dan dirinya sangat tertarik untuk bisa bergabung dengan Los Blancos pada masa yang akan datang.

Tidak sekedar mengungkapkan hal tersebut, Paul Pogba juga melontarkan pujian kepada pelatih baru Real Madrid, Zinedine Zidane. Dengan begitu banyak yang melakukan spekulasi bahwa Pogba sudah mengirimkan kode kepada klub sepakbola raksasa Spanyol tersebut untuk bisa meningglakan Old Trafford.

Sebagai pemain senior, Nicol sama sekali tidak kepikiran Pogba bisa mengatakan hal tersebut. "Saya rasa dia telah mengucapkan sesuatu yang kurang bijaksana dengan mengatakan hal itu." kata Nicol.

Sebuah Komentar Bodoh

Menurut Nicol sendiri Pogba telah melakukan sebuah kesalahan yang sangat bodoh dengan secara tidak langsung mengatakan Real Madrid adalah klub idamannya.

Seharusnya sebagai pemain papan atas, Pogba harus bisa menyaring perkataan yang dilontarkannya sebelum membuat sebuah kontroversi.

"Sebagai sesama pemain bola. Saya rasa sangat mudah bagi dirinya untuk mengatakan 'Saya sudah berada di salah satu klub terbesar di dunia. Kenapa saya harus pindah ke klub lain?' Untuk mengatakan perkataan yang saya sebutkan tidaklah sulit. Namun dia malah mengatakan sesuatu yang membuat dirinya terlihat bodoh sekali."

Belum Tentu Diminati

Nicol juga menilai pernyataan yang dibuat Pogba tersebut merupakan hal yang sia-sia belaka. Belum tentu dengan pujian yang dia lontarkan itu akan membuat Madrid tertarik kepadanya.

"Jika ada pemain manapun yang berpikir dengan mengatakan bahwa mereka mengagumi klub sebesar Barclona atau Real Madrid dan berharap mereka langsung merekrutnya maka mereka adalah seorang yang sangat bodoh. Entah itu merupakan sebuah kebodohan secara tidak langsung atau kebodohan yang disengajakan." 

"Menurut saya mau apapun perkataan yang dikeluarkan oleh seorang pemain. Jika klub kaya raya seperti Real Madrid atau Barcelona benar-benar menginginkannya maka mereka akan bergerak dengan cepat untuk bisa mendatangkan pemain tersebut." tutup Nicol.

1 comment: