Thursday, 11 April 2019

Ayah Luka Jovic Menokak Tawaran Barcelona

Masa depan dari Luka Jovic sudah bukan sebuah misteri lagi. Sang ayah mengatakan bahwa penyerang Eintrach Frankfurt tersebut akan menolak tawaran yang diberikan oleh Barcelona pada musim panas nanti.

Pemain berusia 23 tahun tersebut berhasil menarik perhatian klub-klub besar di Eropa saat ini. Ia menjadi sebuah perhatian karena berhasil mencetak 23 gol bagi Eintracht Frankfurt pada musim ini.

Kabar yang beredar mengatakan bahwa Barcelona merupakan klub yang paling ngotot untuk mendapatkan mantan penyerang Bencfica itu. Mereka berencana untuk membuat Jovic menjadi penerus dari Luis Suarez yang sudah mulai berumur di lini serang Barcelona.

Luka Jovic


Namun dari pihak Jovic sudah memberikan kabar bahwa dirinya tidak akan pindah ke Camp Nou pada musim panas nanti. "Jujur saja banyak sekali tawarna yang diberikan kepada Jovic pada bursa transfer musim pansa nanti." kata Milan Jovic.


Sama Sekali Tidak Tertarik


Milan mengatakan bahwa ada ketertarikan yang serius dari Barcelona untuk mendatangkan putranya ke Camp Nou.

Namun Milan mengatakan putranya akan menolak tawaran dari Barcelona, karena khawatir akan menjadi pemain yang duduk di bangku cadangan.

"Salah satu tim yang paling menginginkan jasa dari Luka ialah Barcelona, namun saat ini dia sudah tidak menerima tawaran dari mereka. Dia khawatir bahwa dirinya tidak akan mendapatkan waktu yang cukup selama bermain disana."

Akan Bertahan

Milan juga mengatakan bahwa Jovic mempunyai kemungkinan besar tetap akan bertahan di Eintrach Frankfurt pada musim panasn nati.

Milan mengatakan anaknya mempunyai minat untuk membawa Eintrach Frankfurt bisa mengikuti pertandingan di Liga Champions pada musim depan.

"Sejujurnya, Luka sangat ingin bertahan di Bundesliga dan dia ingin bertanding di Liga Champions bersama rekan setimnya di Eintrach Frankfurt. Jadi saya merasakan bahwa dirinya tidak akan pindah dari klub ini pada musim panas nanti."

Baca Juga : Old Trafford Wajib Untuk Melakukan Renovasi Ulang


No comments:

Post a Comment